Your Lie in April (Shigatsu wa Kimi no Uso)



                                          Episode          : 22
                                          Pengarang      : Naoshi Arakawa
                                          Tayang           : 10 Oktober 2014 – 20 Maret 2015
                                          Tayangan asli : Fuji TV
                                          Genre             : Drama, Music, Romance, School

Arima Kousei seorang pianis terkenal di Jepang mengalami masalah dalam hidupnya sampai ia tidak bisa bermain lagi dengan pianonya. Bukan tidak bisa bermain lagi sih, namun seperti akan sutau hal Arima menjadi takut dan berhentni bermain piano selama 2 tahun. Sangat disayangkan bahwa seorang pianis berbakat menghentikan impiannya itu yah. Begitu juga dengan kita kawan, kawan. Apapun cita-cita kita, selesai sampai titik darah penghabisan. Okay!

Sampai suatu hari datang seorang wanita cantik bernama Kaori Miyazono seorang Violinis yang handal namun cara bermainnya yang sesukanya menjadi daya tarik sendiri bagi para penikmatnnya. Kaori Miyazono memang tidak seterkenal dengan Arima Kouse, karena Kaori bermain violin tidak mengharapkan kemenangan tapi berharap bahwa lewat violin yang dia mainnya akan tersampaikan apa yang ingin disampaikan Kaori. Cara bermain Kaori yang seeenaknya diinterpretasikan sendiri, membuat para Juri tidak melosokan Kaori dalam kompetisi, namun karena gayanya itu Kaori menjadi diingat oleh semua penonton.

Sayangnya di sini Arima Kouse hanya berperan sebagai Teman A-nya Watari, kekasihnya Kaori. Hal itu berawal dari Kaori yang ingin dikenalkan dengan Watari melalui Tsubaki. Sedangkan Tsubaki dan  Watari kini memang sudah menjadi temannya Arima sejak kecil. Jadi berawal dari situlah pertemuan mereka, Antara Arima dengan Kaori yang hubungannya tidak lebih sekedar sebagai Teman A.

Semakin lama hubungan di antara mereka semakin rumit, Arima yang awalnya sudah tidak ingin lagi bermain piano sekarang malah dimintain tolong sama Kaori untuk menjadi piano pendampingnya. Jadi seorang violinis ketika memainkan violinnya biasanya didampingi oleh alunan piano dari seorang pendamping.

Selain suka dengan piano, sejak kecil Arima memang sudah dilatih Ibunya yang seorang pianis juga sampai Arima Kousei selalu menang dalam beragai ajang kompetisi dan dinobatkan sebagai Juara Pianis Termuda dalam kompetisi Saiki. Namun tiga tahun yang lalu saat Arima hendak mengikuti kompetisi di Eropa, Ibunya meninggal. Selama ini, Arima menjadi seorang pianis juga karena jika memang hal itu bisa menyembuhkan Ibunya, maka Arima akan terus bermain piano.

  Saat menjadi pendamping Arima memang masih bisa bermain piano, tapi semakin mendalam, dan lebih dalam Arima semakin tidak mendengar suara tust piano yang dimainkannya. Meskipun Arima masih menekan tuts-tuts pianonya tapi tetap saja tidak terdengar. Arima seperti sedang tenggelam dalam lautan yang dalam. Mungkin hal tersebut terjadi karena gangguan mental akibat masa lalunya yang kelam. Semakin lama, dan semakin lama karena dukungan dari teman-teman serta rasa cintanya terhadap Kaori yang meminta Arima untuk terus bermain piano, Arima akhirnya sedikit demi sedikit mulai mendengar suara pianonya.

Saat itu, memang kondisi Kaori sedang sakit di rumah sakit. Tapi hal yang lebih menyedihkan lagi ternyata Kaori tidak sakit biasa, Kaori menyembunyikan penyakit parahnya itu pada teman-temannya. Baik pada Arima, Tsubaki, maupun kekasihnya Watasi. Saat Arima mulai mengikuti kompetisi, Kaori sedang menjalani operasi. Namun apa daya, setelah Arima menyelesaikan permainan pianonya mendapat kabar bahwa Kaori telah meninggal.

Sebenarnya di balik cerita itu, tenyata kisah cinta mereka begitu rumit hlo. Arima sebagai Teman A yang mencintai Kaori ternyata juga dicintai oleh temannya Tsubaki, teman masa kecilnya sampai sekarang. Sedangkan Kaori yang dicintai Watasi yang sekarang menjadi kekasihnya, ternyata sejak lama Kaori sudah mengagumi dan mencintai Arima tapi demi mendekati Arima yang susah bergaul dengan orang baru, maka Kaori mendekati temannya Arima yaitu Watasi. Waah, benar-benar cinta yang rumit ya.

Tapi mungkin itu yang ingin ditakdirkan Tuhan, Kaori telah diambil oleh-Nya dan mungkin itu takdir untuk Arima dan Tsubaki bisa bersama di masa depan. Jadi, bagaimana menurut kalian?

Komentar

  1. aku belum pernah nonton anime ini. cinta segi empat ya? tertarik

    BalasHapus
  2. Hwaaa ini anime kesukaan akuu sampe sekrang.. Arima Kousei!!! Huhuhu cobalah di tonton sidih hiks :')

    BalasHapus
  3. Beuh, baca komen Dara, jadi makin penasaran aku pengen liat.

    BalasHapus
  4. Ga pernah nonton anime 😓

    BalasHapus
  5. Judulnya mengingatkanku sama april mop

    BalasHapus
  6. Nggak paham anime huhu...tapi kok kayaknya cerita menarik gitu

    BalasHapus
  7. Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus

Posting Komentar