KIMI NO NA WA (Namamu)


“KIMI NO NA WA” siapa sih yang nggak tau anime ini. Anime terkenal yang menggambarkan dua murid SMA yang saling bertukar tempat. Uniknya lagi pertukaran ini terjadi pada seorang laki-laki yang bernama Taki dengan seorang gadis cantik yang bernama Mitsuha. Meskipun tubuh dan tempat tinggalnya masih tetap sama, tapi jiwa mereka tertukar pada tubuh yang berbeda. Jiwa Taki menjadi penghuni tubuh Mitsuha, sebaliknya jiwa Mitsuha menjadi penghuni tubuh Taki.

               Hal itu bisa terjadi ketika mereka terbangun dari tidur. Awalnya mereka berpikir bahwa mereka sedang bermimpi, namun semakin lama mereka semakin sadar bahwa mereka memang bertukar tempat. Mereka bisa bertukar secara acak, jadi tidak bisa diprediksi sama sekali. Terkadang selama satu hari, lalu ketika tertidur pada malam hari, esoknya mereka normal kembali. Hari ketika mereka bertukar sama sekali tidak bisa diprediksi maka dari itu mereka akhirnya membuat sebuah catatan harian di masing masing telepon seluler mereka. Agar ketika mereka bertukar tempat, mereka akan mengikuti aturan kehidupan keseharian mereka yang normal.
               Mitsuha yang selalu mengidamkan kota Tokyo akhirnya bisa berada di Tokyo karena tubuhnya si Taki ini. Karena Taki tinggal di kota Tokyo, sedangkan Mitsuha tinggal di Kota Itomori yang jauh sekali keaadanya dengan Tokyo. Itomori yang masih seperti desa di kelilingi hutan-hutan serta terdapat danau di tengah tempat tinggal penduduk masih sangat terlihat alami. Tidak ada kafe, tidak ada dokter gigi, tidak ada toko buku membuat kota Itomori sangat membosankan.
               Berbanding terbalik dengan kota Tokyo yang penuh dengan segudang kafe dan tempat-tempat asyik lainnya. Meskipun begitu, mereka tidak ingin selamanya bertukar tubuh, apalagi tubuh mereka berbeda alias berlawanan jenis. Dibalik pertukaran tempat itu, ternyata terdapat sebuah pertanda dan petunjuk yang menceritakan bahwa akan  ada sebuah komet dengan periode orbit 1.200 tahun akan melintas dalam waktu sebulan. Memang hanya sekedar melintas saja, tapi ternyata akan ada bagian dari komet tersebut yang akan terpecah dan akan terjatuh di kota Itomori.

               Ketika keadaan mereka kembali normal, Taki bersama temannya Okudera sedang mengunjungi sebuah pameran foto: Nostalgia Taki melihat sebuah tempat dimana tempat itu adalah tempat Mitsuha tinggal. Takipun merasa aneh karena setelah itu, sudah lama sekali mereka tidak pernah bertukar tempat lagi. Padahal Taki ingin memberi tahu bahwa foto yang ada di dalam pameran itu ada foto kota Itomori yang sudah dijatuhi meteor.

               Tanpa pikir panjang, Taki bersama dua temannya yaitu Okudera dan Tsukasa akhirnya mencari kota Itomori yang belum diketahui letaknya. Sampai suatu ketika mereka sedang makan di sebuah kedai makanan dan bertemu seorang pelayan yang mengenal tempat tersebut. Pelayan tersebut mengatakan bahwa kota Itomori yang hancur karena meteor yang terjadi tiga tahun yang lalu. Kemudian Takipun terkejut, padahal baru sekitar empat minggu Taki dengan Mitsuha bertukar tempat. Taki akhirnya membuka catatan harian di telepon seluler yang dibuat oleh Mitsuha. Tiba-tiba ada catatan sama sekali di dalam teleponnya.

               Taki semakin bingung, dan mencari daftar korban di dalam buku korban jatuhnya meteor di kota Itomori. Tertulis nama Sayaka, Tessi dan yang terkahir Taki menemukan sebuah Nama “Mitsuha Miyamizu” juga terdapat di daftar korban jatuhnya meteor. Setelah itu, Taki semakin lupa apa yang telah dilakukannya. Semua ingatan tentang bertukar tempatnya dengan Mitsuha semakin hilang. Taki merasa kehilangan sesuatu, tapi harus ditemukan.

               Dengan ingatan yang mulai pudar, Taki menuju kuil Miyamizu yang dulu masih diingatnya. Mekipun kota itu sudah hancur karena meteor, tapi ternyata kuil itu masih ada dan Taki menemukan sebuah sake yang dulu sake tersebut adalah milik Mitsuha. Botol sake itu sudah tua dan dipenuhi lumut di sekujur badannya. Sake itu adalah bagian dari Mitsuha, dengan meminum sake milik Mitsuha itu Taki berharap bahwa waktu bisa diulang dan Taki dapat mencegah bencana itu agar tidak terjadi. Setelah meminumnya, Taki yang berniat untuk berdiri malah terpeleset dan jatuh. Saat pingsan, akhirnya Taki dan Mitsuha bertukar tempat kembali.

               Akhirnya setelah kejadian itu, Taki dan Mitsuha berhasil mengevakuasi warga meskipun warga dan Walikota Ikomori yang tidak percaya kalau bagian komet akan pecah dan jatuh di kota Ikomori. Tapi ternyata benar memang adanya akan ada bagian komet akan pecah lalu jatuh. Setelah mengulang waktu, akhirnya tidak jadi ada korban meninggal dan semuanya dinyatakan selamat.

Akibatnya, Taki dan Mitsuha dan semua kenangan yang pernah terjadi lupa seketika. Mereka tidak bisa mengingatnya sekali, nama dan siapa dia. Lima tahun berlalu, Taki masih merasa ada yang hilang dalam dirinya. Begitupun juga dengan Mitsuha. Mereka merasa sedang mencari sesuatu, mencari seseorang. Tapi siapa namanya, siapa dia.

Suatu ketika mereka sedang berada di dalam kereta, kereta dengan jalur yang berbeda. Kaca kereta terlihat, Mitsuha dan Taki yang berdiri di dekat kaca tanpa sengaja saling melihat dan mereka seperti merasakan sesuatu. Sesuatu yang mungkin mereka pernah kenal, saat kereta berhenti mereka saling mencari. Saling mencari satu sama lain, sampainya mereka bertemu mereka masih saling tidak mengingat, tapi masih bisa merasakan. Merasakan sesuatu yang hilang, sambil berpapasan mereka mengatakan sesuatu.

“Kimi No Namae Wa...” (Namamu adalah...) Mereka berdua mengucapkannya secara serentak.

Komentar

  1. Aku udh nonton anime ini, tapi gak faham wkwk. Kata kawanku hanya org yang ber İQ tinggi yg faham entahlah haha

    BalasHapus
  2. salah satu anime paling keren sepanjang masa. jadi ingin nonton lagi.

    BalasHapus
  3. Aku masih simpan di hardisk sampai sekarang, bukan penggemar anime banget tapi...yang ini memang beda

    BalasHapus
  4. Apa cuma aku yg ga pernah nonton anime 😭😭😭

    BalasHapus

Posting Komentar