Barakamon
Episode : 12
Pengarang : Satsuki Yoshino
Rilis : July 6, 2014 – September 27, 2014
Genre : Komedi, Slice of Life
Tokoh ini diperankah oleh seorang
Kaligrafer Jepang terkenal bernama Handa Seishuu yang sudah membuat karya dan
banyak menjadi juara kaligrafer di kotanya Tokyo. Hasil karya kaligrafinya yang
selalu dipajang ketika memenangkan kompetisi juara satu menghadirkan banyak
tontonan oleh orang-orang penyuka kaligrafi. Bukan namanya manusia kalau semua
orang menyukai karyanya Handa Seishuu itu, karya kaligrafinya juga telah menuai kritik
dari seorang direktur tua yang mengakatan bahwa karya Handa masih terlalu kaku
dan gaya kepenuliasannya tidak ada bedanya seperti tugas menulis indah yang
diajarkan para guru di sekolah.
Sudah bukan geram lagi, Handa yang
mendengar kritik pedas itu secara spontan memukul wajah sang direktur sampai
terjatuh. Semua orang yang hadir di acara itupun kaget dan mencibir kelakuan
Handa yang kurang ajar dan tidak bermoral terhadap sikapnya kepada orang tua. Meskipun
Handa adalah seorang kaligrafer terkenal, tapi sifatnya memang masih seperti
anak kecil dan memiliki emosional yang tidak bisa dikontrol menjadi tonggak
kelemahan akan kesuksesannya itu.
Mendengar kejadian tersebut,
akhirnya ayah Handa yang juga mantan kaligrafer terkenal mengirim Handa ke
sebuah desa untuk mendinginkan kepalanya. Cerita menarik berawal dari
kepindahan Handa menuju desa tersebut yang disambut hangat oleh para warga.
Handa Seishuu yang kini dipanggil dengan sebutan Sensei ketika di desa menghadirkan
cerita keidupan yang menarik bersama orang-oang di sekitarnya. Kehidupan Handa
kini mulai berubah ketika bertemu seorang gadis kecil yang bernama Naru
Kotoshi. Sikapnya yang polos dan periang secara tidak sengaja membentuk Handa
menjadi pribadi yang lebih baik daripada Handa yang sebelumnya tinggal di
Tokyo.
Naru
seorang gadis kecil yang mampu mempengaruhinya, bersama orang desa lain seperti
Hina dan Kenta teman Naru, dua cewek SMP Miwa dan Tama, seorang laki-laki SMA
yang bernama Hiroshi dan tentunya orang-orang desa lain yang baik padanya. Karakter
Handa mulai terbentuk dan mulai menemukan gayanya sendiri dalam menulis
kaligrafi. Meskipun berat dan kemampuan Handa menjadi kaligrafer merosot.
Terkadang
karena terlalu fokus dengan dunia kaligrafernya, Handa Seishuu seorang
laki-laki berusia 23 tahun tidak pernah memiliki pacar dan tidak bisa apa-apa
selain kemampuannya menulis kaligrafi. Meskpun saat di desa Handa di rumah
sendiri, tapi Istri dari Kepala desa dan pemiliki rumah yang ditinggali Handa
selalu memasakkan makanan untuk Handa. Saking fokusnya, Handa yang tidak bisa
menjaga dirinya, selalu bergadang dan kurang tidur dan sering pingsan dan
sakit.
Pada
suatu hari tanpa sepengetahuan orang-orang desa, Handa kembali ke Jepang untuk
meminta maaf kepada Direktur tua yang telah Handa pukul dan bermaksud untuk
mengikuti kompetisi akhir tahunnya. Desa menjadi terasa sepi, Naru bersama
anak-anak didiknya merindukan Handa.
Karena
Handa merasa nyaman hidup di desa dan anak-anak di sana membutuhkan Handa, maka
akhirnya Handa memutuskan untuk hidup di desa dan meninggalkan tokyo meskipun
awalnya Ibu Handa tidak menyetujui.


Komentar
Posting Komentar